Tenaga Honorer K2 Segera Jadi PNS – Ada 559.000 Lebih Akan Diseleksi melalui Ujian Tulis

JAKARTA– Pemerintah memastikan akan mengangkat seluruh tenaga honorer yang masuk kategori 2 (K2) tahun ini. Namun, sebelumnya mereka diseleksi terlebih dahulu melalui ujian tulis yang digelar secara transparan.

Sekretaris Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Sesmenpan dan RB) Tasdik Kinanto mengatakan, tahun ini seluruh honorer kategori K2 sudah dituntaskan. “Sesuai target pemerintah dan DPR, tahun ini semua sudah harus beres,” katanya pada rapat dengar pendapat Panja Tenaga Honorer Komisi II DPR dengan Kemenpan dan RB, BKN, dan BPKP kemarin.

Sesuai PP 48/2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer, honorer K2 sumber gajinya bukan berasal dari APBN/ APBD, tetapi berasal dari honor kegiatan program atau honor belanja barang. Lebih lanjut Tasdik mengungkapkan, ujian tulis pengangkatan para tenaga honorer K2 menjadi CPNS hanya digelar pada 2013. Karena itu, pada tahun berikutnya tidak boleh ada lagi penerimaan tes CPNS bagi honorer K2.

Sementara bagi K2 yang sudah dinyatakan lulus, ujar dia, proses pengangkatannya akan terbagi antara 2013 dan 2014. Karena itu, dia meminta honorer K2 untuk mempersiapkan diri menghadapi tes tersebut. Menurut dia, mereka akan mengikuti tes kompetensi dasar yang menguji wawasan kebangsaan, inteligensia umum, dan karakteristik pribadi. Namun, tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dikhususkan mengikuti tes kompetensi bidang.

“Selain tenaga pendidik dan kesehatan hanya akan mengikuti tes administrasi umum,” katanya. Dia menambahkan, jumlah tenaga honorer K2 per 20 Mei kemarin mencapai 559.891 orang. Jumlah honorer dari pemerintah pusat mencapai 59.723 orang dan daerah mencapai 500.168 orang. Namun, jumlah ini pun masih tentatif karena pemerintah masih terus menerima usulan penambahan pengangkatan tenaga honorer K2.

Dia mengakui pemerintah menemui kesulitan karena perubahan data ini berpengaruh pada jumlah soal yang akan dicetak dan formasi jabatan. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno menambahkan, pemerintah memang masih menggunakan tes tertulis bagi honorer K2. Sementara tes umum akan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) atau tes online. Dia menjelaskan, tes dengan CAT tidak akan efektif digunakan bagi honorer K2 karena jumlahnya masif.

“Tes pelamar umum memakai CAT karena jumlah pesertanya tidak banyak,” ujarnya. Wakil Ketua Komisi II DPR Abdul Hakam Naja berpendapat, semestinya Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) diterjunkan untuk memverifikasi dan memvalidasi data honorer K2. Keberadaan peran serta BPKP dalam proses pendataan K1 mampu memfilter data K1 yang tidak memenuhi syarat.

Jika memang BPKP tidak dapat turun tangan, pemerintah harus memakai CAT dalam pendataan K2. Politikus PAN ini menambahkan, dengan sistem yang terkomputerisasi, data K2 yang tersajikan pun akan lebih aktual. Berbeda dengan pemberkasan dengan kertas yang sangat manipulatif. “Semua akan bisa terima jika memang tidak lolos. K2 juga akan tahu lebih cepat mengapa mereka tidak lolos.

Data ini penting karena mereka sudah menunggu sejak lama pengangkatan ini,” ungkap dia. Anggota Komisi II DPR Nanang Samudra juga meminta BPKP turun tangan dalam pendataan K2 sebab banyak pihak yang menggunakan aji mumpung dalam mengusulkan tenaga honorer K2 yang akan diangkat ini. Selain itu, masih banyak juga ditemukan calo di berbagai daerah yang memungut sejumlah uang jika ingin K2 ini diloloskan sebagai honorer yang memenuhi syarat.

Sementara anggota Komisi II DPR Mestariyani Habie meminta jaminan dari pemerintah agar pengangkatan tenaga honorer ini tuntas tahun ini. Pemerintah selalu menjanjikan proses pengangkatannya selesai sejak 2009, namun hingga saat ini masih saja terkendala. “Ini komitmen dari pemerintah mana.

Kami mendesak mereka untuk segera diangkat sebelum kami turun dari jabatan kami sebagai anggota Dewan,” kata politikus Partai Gerindra ini. Sebagaimana diketahui, pemerintah dan DPR telah menyepakati untuk mengangkat seluruh tenaga honorer menjadi CPNS tahun ini. Namun, DPR meminta data jumlah tenaga honorer diseleksi secara ketat. neneng zubaidah

Sumber : http://www.koran-sindo.com/

About these ads

Posted on May 23, 2013, in Berita Hangat. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. moga tahun ini aku diangkat jd pns amiin ya robbal alamiin lia sd 4 uber bdg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: